Mengatasi Psikosis
Mengatasi Psikosis


Psikosis bisa jadi suatu kondisi yang sangat merepotkan bagi mereka yang mengalaminya. Jika Anda salah satunya, Anda tahu betul bagaimana dampak buruk gangguan kepribadian terhadap interaksi sosial.

Pada dasarnya, psikosis adalah suatu kondisi yang memengaruhi cara seseorang untuk mempersepsikan dunia di sekitarnya. Orang dengan psikosis mungkin tampak aneh bagi teman-teman atau koleganya.

Kondisi ini sempat dianggap sebagai salah satu gangguan mental, tapi tidak sepenuhnya tepat. Orang dengan psikosis umumnya umumnya mengalami halusinasi atau delusi.

Halusinasi adalah pengalaman sensorik yang terjadi tanpa stimulus yang nyata. Sebagai contoh, orang yang mengalami halusinasi mungkin mendengar suara-suara yang seharusnya tidak ada atau melihat hal-hal yang tidak terlihat oleh orang lain.

Delusi adalah keyakinan yang tidak didasarkan pada realitas. Keyakinan ini mungkin terasa nyata bagi Anda, tapi dianggap aneh oleh orang lain. Misalnya ketika Anda merasa diikuti oleh agen rahasia hingga membuat Anda ketakutan.

Ada beberapa gejala umum psikosis yang bisa diamati, yaitu:

  • Halusinasi
  • Delusi
  • Sulit berkonsentrasi
  • Suasana hati tertekan
  • Kecemasan
  • Kecurigaan
  • Kurang tidur atau terlalu banyak tidur
  • Penarikan diri dari keluarga dan teman
  • Bicara tidak teratur, seperti mengganti topik dengan tidak menentu
  • Depresi
  • Berpikir ingin bunuh diri

Tentu, gangguan kepribadian ini bisa sangat mengganggu. Anda mungkin dianggap aneh, dijauhi, dan tidak punya banyak teman. Padahal kondisi ini bukan gangguan mental serius.

Oleh sebab itu, psikosis perlu diatasi secara tepat agar tidak sampai menjadi penyebab masalah lainnya. Yuk simak cara mengatasi psikosis di bawah ini!

Mengatasi psikosis

Mengatasi masalah kesehatan mental ini tidak semudah menyembuhkan penyakit. Kondisi ini harus diobati lewat perjalanan panjang dengan dukungan orang-orang terdekat.

Sebaiknya orang dengan psikosis segera meminta bantuan tenaga profesional, yaitu psikiater. Nantinya, psikiater akan membantu menganalisis kondisi dan menentukan perawatan yang tepat.

Ada beberapa perawatan untuk gangguan kepribadian yang biasa dilakukan, di antaranya:

  • Terapi bicara dengan psikolog
  • Pengobatan antipsikotik
  • Terapi kesenian
  • Bantuan keluarga

Perawatan-perawatan tersebut tidak bisa menyembuhkan psikosis sepenuhnya, tapi bisa mengurangi gejala dengan signifikan. Paling tidak, perawatan tersebut dapat membantu menemukan cara menerima dan mengatasi gangguan kepribadian ini.

Teknik mengelola diri terhadap psikosis

Anda yang paling mengenal tubuh dan kondisi Anda. Orang dengan psikosis memang bisa mendapatkan bantuan eksternal dari dokter dan keluarga, tetapi yang paling penting adalah upaya mengontrol diri.

Mengontrol atau mengelola diri sendiri sangat penting untuk mengatasi masalah kesehatan mental tersebut. Biasanya, dokter akan merekomendasikan sejumlah aktivitas untuk membantu Anda mengelola diri, seperti:

  • Bicara dengan teman atau keluarga yang memberikan dukungan penuh
  • Bicara dengan orang dengan psikosis lainnya
  • Coba lakukan relaksasi, seperti latihan pernapasan atau meditasi
  • Lakukan hal-hal yang membantu Anda rileks, misalnya dengan mandi air hangat
  • Lakukan terapi seperti meditasi atau refleksiologi
  • Tentukan pola tidur dan ikuti sesuai jadwal
  • Makan teratur, jaga diri Anda
  • Buat target-target jangka pendek setiap hari. Beri penghargaan jika Anda bisa mencapai target itu
  • Olahraga rutin, seperti berjalan atau berlari

Membantu orang dengan psikosis

Lebih lanjut, jika Anda membaca artikel ini untuk mencari solusi terhadap gangguan kepribadian yang dialami oleh anggota keluarga atau teman Anda, tentu ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk membantu. Contohnya:

  • Dengarkan dia. Coba duduk dan dengarkan bagaimana pengalaman psikosis yang dihadapi teman atau keluarga Anda. Mungkin Anda tidak perlu memberikan solusi, cukup dengarkan.
  • Fokus pada apa yang dirasakan, bukan pada pengalamannya. Orang dengan masaah kesehatan mental akan mengalami halusinasi atau delusi, padahal Anda tahu betul itu tidak benar. Nah, daripada membantah pengalamannya, coba fokus memahami apa yang mereka rasakan.
  • Tawarkan bantuan. Sodorkan tangan Anda untuk membantu mereka dalam hal apa pun, misalnya ketika diminta bicara mewakili mereka.
  • Hargai permintaan mereka. Mungkin Anda tahu apa yang terbaik, tapi sebaiknya dengarkan kemauan mereka dan bantu mereka mengambil keputusan tanpa memaksa.
  • Rencana terhadap krisis. Ketika mereka sedang tidak mengalami psikosis, coba rencanakan rencana darurat ketika serangan buruk terjadi dan apa yang harus dilakukan.

Nah itu dia teknik mengelola diri mengatasi psikosis dan hal-hal yang bisa Anda lakukan untuk membantu orang dengan psikosis. Pastikan berkonsultasi dengan psikiater untuk mendapatkan perawatan yang tepat.


Also Read

Mengatasi Psikosis
Mengatasi Psikosis


Psikosis bisa jadi suatu kondisi yang sangat merepotkan bagi mereka yang mengalaminya. Jika Anda salah satunya, Anda tahu betul bagaimana dampak buruk gangguan kepribadian terhadap interaksi sosial.

Pada dasarnya, psikosis adalah suatu kondisi yang memengaruhi cara seseorang untuk mempersepsikan dunia di sekitarnya. Orang dengan psikosis mungkin tampak aneh bagi teman-teman atau koleganya.

Kondisi ini sempat dianggap sebagai salah satu gangguan mental, tapi tidak sepenuhnya tepat. Orang dengan psikosis umumnya umumnya mengalami halusinasi atau delusi.

Halusinasi adalah pengalaman sensorik yang terjadi tanpa stimulus yang nyata. Sebagai contoh, orang yang mengalami halusinasi mungkin mendengar suara-suara yang seharusnya tidak ada atau melihat hal-hal yang tidak terlihat oleh orang lain.

Delusi adalah keyakinan yang tidak didasarkan pada realitas. Keyakinan ini mungkin terasa nyata bagi Anda, tapi dianggap aneh oleh orang lain. Misalnya ketika Anda merasa diikuti oleh agen rahasia hingga membuat Anda ketakutan.

Ada beberapa gejala umum psikosis yang bisa diamati, yaitu:

  • Halusinasi
  • Delusi
  • Sulit berkonsentrasi
  • Suasana hati tertekan
  • Kecemasan
  • Kecurigaan
  • Kurang tidur atau terlalu banyak tidur
  • Penarikan diri dari keluarga dan teman
  • Bicara tidak teratur, seperti mengganti topik dengan tidak menentu
  • Depresi
  • Berpikir ingin bunuh diri

Tentu, gangguan kepribadian ini bisa sangat mengganggu. Anda mungkin dianggap aneh, dijauhi, dan tidak punya banyak teman. Padahal kondisi ini bukan gangguan mental serius.

Oleh sebab itu, psikosis perlu diatasi secara tepat agar tidak sampai menjadi penyebab masalah lainnya. Yuk simak cara mengatasi psikosis di bawah ini!

Mengatasi psikosis

Mengatasi masalah kesehatan mental ini tidak semudah menyembuhkan penyakit. Kondisi ini harus diobati lewat perjalanan panjang dengan dukungan orang-orang terdekat.

Sebaiknya orang dengan psikosis segera meminta bantuan tenaga profesional, yaitu psikiater. Nantinya, psikiater akan membantu menganalisis kondisi dan menentukan perawatan yang tepat.

Ada beberapa perawatan untuk gangguan kepribadian yang biasa dilakukan, di antaranya:

  • Terapi bicara dengan psikolog
  • Pengobatan antipsikotik
  • Terapi kesenian
  • Bantuan keluarga

Perawatan-perawatan tersebut tidak bisa menyembuhkan psikosis sepenuhnya, tapi bisa mengurangi gejala dengan signifikan. Paling tidak, perawatan tersebut dapat membantu menemukan cara menerima dan mengatasi gangguan kepribadian ini.

Teknik mengelola diri terhadap psikosis

Anda yang paling mengenal tubuh dan kondisi Anda. Orang dengan psikosis memang bisa mendapatkan bantuan eksternal dari dokter dan keluarga, tetapi yang paling penting adalah upaya mengontrol diri.

Mengontrol atau mengelola diri sendiri sangat penting untuk mengatasi masalah kesehatan mental tersebut. Biasanya, dokter akan merekomendasikan sejumlah aktivitas untuk membantu Anda mengelola diri, seperti:

  • Bicara dengan teman atau keluarga yang memberikan dukungan penuh
  • Bicara dengan orang dengan psikosis lainnya
  • Coba lakukan relaksasi, seperti latihan pernapasan atau meditasi
  • Lakukan hal-hal yang membantu Anda rileks, misalnya dengan mandi air hangat
  • Lakukan terapi seperti meditasi atau refleksiologi
  • Tentukan pola tidur dan ikuti sesuai jadwal
  • Makan teratur, jaga diri Anda
  • Buat target-target jangka pendek setiap hari. Beri penghargaan jika Anda bisa mencapai target itu
  • Olahraga rutin, seperti berjalan atau berlari

Membantu orang dengan psikosis

Lebih lanjut, jika Anda membaca artikel ini untuk mencari solusi terhadap gangguan kepribadian yang dialami oleh anggota keluarga atau teman Anda, tentu ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk membantu. Contohnya:

  • Dengarkan dia. Coba duduk dan dengarkan bagaimana pengalaman psikosis yang dihadapi teman atau keluarga Anda. Mungkin Anda tidak perlu memberikan solusi, cukup dengarkan.
  • Fokus pada apa yang dirasakan, bukan pada pengalamannya. Orang dengan masaah kesehatan mental akan mengalami halusinasi atau delusi, padahal Anda tahu betul itu tidak benar. Nah, daripada membantah pengalamannya, coba fokus memahami apa yang mereka rasakan.
  • Tawarkan bantuan. Sodorkan tangan Anda untuk membantu mereka dalam hal apa pun, misalnya ketika diminta bicara mewakili mereka.
  • Hargai permintaan mereka. Mungkin Anda tahu apa yang terbaik, tapi sebaiknya dengarkan kemauan mereka dan bantu mereka mengambil keputusan tanpa memaksa.
  • Rencana terhadap krisis. Ketika mereka sedang tidak mengalami psikosis, coba rencanakan rencana darurat ketika serangan buruk terjadi dan apa yang harus dilakukan.

Nah itu dia teknik mengelola diri mengatasi psikosis dan hal-hal yang bisa Anda lakukan untuk membantu orang dengan psikosis. Pastikan berkonsultasi dengan psikiater untuk mendapatkan perawatan yang tepat.